Bahaya karbohidrat dan cara menghindari diabetes

Bahaya karbohidrat dan cara menghindarinya. Karbohidrat selalu dikaitkan dengan diabetes dan berbagai macam penyakit lainnya. Tetapi tubuh kita juga membutuhkan karbohidrat sebagai makronutrisi terutama untuk sumber energi.

Oleh karena itu kita harus mengerti terlebih dahulu bahaya karbohidrat dan cara menghindari diabetes.

Bahaya karbohidrat

bahaya karbohidrat dan cara menghindari diabetes

1. Berat badan naik

Mengkonsumsi karbohidrat secara berlebihan dapat membuat berat badan naik. Hal ini terjadi karena kalori yang masuk lebih besar daripada kalori yang keluar.

Jika anda tidak ingin berat badan naik, maka anda harus menghitung jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh dalam sehari.

Cara menghitung kalori harian yang benar

Setelah mengetahui jumlah kalori yang tepat untuk tubuh anda. Hal yang seharusnya anda lakukan adalah membatasi konsumsi karbohidrat dan makanan lainnya dengan tidak melebihi jumlah kalori yang sudah ditentukan. Dengan demikian berat badan anda tidak akan naik.

2. Risiko diabetes mellitus tipe 2

Bahaya karbohidrat selalu dikaitkan dengan diabetes mellitus tipe 2. Ketika anda makan yang manis-manis seperti permen, sirup, gula, dan manisan lainnya, maka risiko diabetes semakin meningkat.

Makanan seperti permen, sirup, dan gula tambahan adalah golongan makanan yang termasuk karbohidrat sederhana.

Pada dasarnya tubuh kita membutuhkan karbohidrat sederhana yang pada akhirnya diubah menjadi energi untuk sel-sel tubuh. Tapi permasalahan yang terjadi jika kita terlalu banyak makan karbohidrat sederhana adalah dapat meningkatkan kadar gula darah yang terlalu ekstrim.

Solusi cara menghindari diabetes yang tepat adalah dengan memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks.

Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna dibandingkan karbohidrat sederhana. Karena lebih lama dicerna itu artinya karbohidrat kompleks tidak akan membuat kadar gula darah meningkat secara ekstrim.

Pada karbohidrat kompleks, gula darah yang dihasilkan akan masuk ke aliran darah secara bertahap dan lebih stabil dibandingkan karbohidrat sederhana.

Contoh makanan karbohidrat kompleks adalah beras merah, sayur-sayuran dan beberapa jenis buah-buahan.

Selain itu ada juga karbohidrat yang super kompleks. Karena terlalu kompleksnya sehingga tidak bisa dicerna sama sekali. Karbohidrat yang super kompleks ini sering disebut serat atau makanan berserat.

Untuk memahami lebih dalam tentang karbohidrat sebaiknya anda baca juga tentang :
Pengertian dan fungsi karbohidrat serta hubungannya dengan gula, pati dan serat

3. Terkena penyakit jantung

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi karbohidrat dikaitkan dengan kadar gula darah tinggi dan resistensi insulin yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Penderita diabetes tipe 2 memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung.

Mengkonsumsi tinggi karbohidrat seperti karbohidrat olahan dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung.

Untuk menghindarinya, aturlah pola makan dengan membatasi asupan karbohidrat dan lebih disarankan memilih jenis karbohidrat kompleks.

4. Resistensi insulin

Resistensi insulin adalah gejala utama diabetes tipe 2. Ketika kadar gula darah masih tinggi tetapi penderita sudah merasakan lapar lagi.

Dengan memilih jenis karbohidrat yang tepat seperti karbohidrat kompleks yang mengandung tinggi serat dapat membuat rasa kenyang yang lebih lama.

Makanan berserat tinggi selain dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama juga dapat melancarkan pencernaan di usus.

5. Meningkatkan Kolesterol jahat (LDL)

Asupan karbohidrat yang tinggi dapat meningkatkan kolesterol jahat atau LDL.

Kita tentu sering mendengar bahwa lemak sering dianggap sebagai penyebab naiknya kolesterol. Tetapi karbohidrat sederhana seperti kue kering, roti dan pasta ternyata juga dapat meningkatkan kadar LDL.

Saat tubuh mencerna karbohidrat dan sudah diubah menjadi bentuk karbohidrat sederhana yaitu glukosa. Dengan bantuan insulin kemudian glukosa diserap sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi.

Kelebihan glukosa oleh tubuh akan masuk ke organ hati. Kemudian glukosa diubah menjadi molekul trigliserida atau disebut juga sebagai lemak tubuh. Lemak ini sangat jenuh yang dapat menyebabkan peningkatan kadar lemak jenuh dalam darah.

6. Terkena penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang umumnya menyerang lansia. Ciri-ciri orang yang terkena penyakit alzheimer ditandai dengan gejala sering lupa atau pikun. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi merupakan penyebab utama alzheimer.

Sel-sel neuron di otak kita memang membutuhkan glukosa sebagai bahan bakarnya. Tetapi jika terlalu banyak makan karbohidrat akan menyebabkan gangguan metabolisme di sistem saraf pusat.

Pensinyalan insulin yang berlebih secara berkepanjangan akan mempercepat kerusakan sel pada neuron otak. [1]

Dengan merubah pola makan yang menerapkan diet sehat dapat memelihara kesehatan otak dan daya ingat yang lebih baik.

Menurunkan asupan karbohidrat dan meningkatkan asupan asam lemak esensial seperti omega-3 dapat secara efektif mencegah penyakit alzheimer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *