Cara diet sehat yang benar untuk berat badan ideal

Cara diet sehat yang benar dapat membantu memperoleh berat badan ideal secara alami. Diet sehat yang benar juga dapat melindungi tubuh dari kekurangan gizi.

Banyak orang melakukan diet secara sembarangan. Mereka hanya ingin cepat bisa menurunkan berat badan tanpa memperhatikan konsekuensinya.

Berat badan ideal memang juga dapat dicapai dengan diet yang tidak sehat, namun nantinya akan ada banyak risiko penyakit.

Supaya bisa mendapatkan berat badan ideal dan kesehatan secara menyeluruh, berikut ini cara diet sehat yang benar menurut ahli gizi terpercaya.

Makan setiap 3 jam sampai 5 kali sehari

Ini berlaku untuk diet menurunkan berat badan maupun menaikkan berat badan.

Cara makan untuk diet sehat yang paling ideal adalah makan dengan porsi kecil tapi sering (hingga 5 kali sehari). Hal ini jauh lebih bagus dibandingkan makan porsi besar tapi jeda waktunya terlalu panjang.

Alasan utama menerapkan pola ini adalah untuk menjaga kesehatan lambung. Organ pencernaan yang berbentuk kantong ini sering “menderita” ketika seseorang melakukan diet secara sembarangan.

Bagi orang yang sedang diet menurunkan berat badan, organ lambung ini dibiarkan kosong terlalu lama. Tetapi bagi orang yang sedang diet menggemukkan badan, lambung di isi terlalu penuh. Kedua cara tersebut tidak bagus untuk kesehatan lambung.

Cara diet sehat yang benar adalah makan setiap 3 jam sekali. Dengan demikian tidak akan terjadi pengosongan total di lambung ataupun kepenuhan makanan di lambung.

Berapa lama makanan berada di lambung ?

Cara diet sehat untuk menurunkan berat badan

Diet menurunkan berat badan bukan berarti tidak makan. Cara diet sehat yang benar untuk menurunkan berat badan adalah tetap makan tetapi dihitung jumlah Kalorinya.

Sebab jika anda tidak makan, maka masalah lambung seperti yang sudah dibahas sebelumnya akan muncul. Jadi solusinya yaitu tetap makan dengan memilih makanan yang tinggi serat dan rendah kalori.

Ada banyak keuntungan memilih makanan berserat jika kita sedang diet menurunkan berat badan.

Serat makanan dalam tubuh hanya akan lewat saja karena tidak bisa dicerna, sehingga tidak akan menghasilkan kalori.

Makanan berserat adalah solusi tepat untuk menu diet sehat anda terutama yang sedang menurunkan berat badan.

Meskipun serat tidak mengasilkan Kalori tetapi dapat bermanfaat agar lambung tetap terisi dan memberi rasa kenyang.

Serat makanan juga mempunyai fungsi penting di usus besar yaitu melancarkan saluran pencernaan.

Buah-buahan dan sayuran adalah sumber makanan berserat yang mudah ditemukan.

Selain serat, kandungan mikronutrisi pada buah dan sayur dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian anda. Sehingga metabolisme tubuh tetap lancar.

Cara diet sehat yang benar untuk menaikkan berat badan

Bagi anda yang kurus dan ingin menggemukkan badan dengan cara diet sehat, perhatikan makanan berikut ini.

Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Tentunya anda tidak ingin berat badan bertambah yang disebabkan obesitas.

Karbohidrat Kompleks mampu memberikan Kalori yang lebih stabil di peredaran darah. Glukosa akan masuk ke pembuluh darah secara bertahap. Sehingga kadar gula darah bisa tetap terjaga.

Hal ini berbeda sekali dengan karbohidrat sederhana yang cepat sekali masuk ke pembuluh darah. Sehingga kelenjar pankreas harus memproduksi lebih banyak insulin untuk menangani glukosa.

Karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks sama-sama bisa menghasilkan tinggi kalori yang bisa membantu menaikkan berat badan. Tetapi memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks jauh lebih “ramah” terhadap kinerja insulin dan kelenjar pankreas.

Anda pastinya sudah tahu bukan mengenai konsekuensi jika sensor kelenjar pankreas sampai rusak ?
Jika sensor kelenjar pankreas sampai rusak maka anda akan terkena diabetes.

Diet sehat menaikkan berat badan dengan karbohidrat kompleks mampu melindungi anda dari diabetes dan resistensi insulin jangka panjang.

Batasi asupan garam

Cara diet sehat yang benar juga harus memperhatikan asupan garam yang masuk ke tubuh setiap harinya. Coba anda perhatikan, berapa total garam yang anda konsumsi sehari ?

Apakah 10 gr, 12 gr atau bahkan lebih dari itu ?

Terlalu banyak mengkonsumsi garam setiap hari dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke.

Menurut WHO (Badan Kesehatan Dunia) mengurangi asupan garam sampai kurang dari 5 gr per hari dapat mencegah 1,7 juta kematian setiap tahun.

Kebanyakan orang mengkonsumsi terlalu banyak sodium melalui garam dan parahnya mereka tidak sadar akan hal itu.

Sebagian besar garam berasal dari makanan olahan mulai dari daging olahan, makanan siap saji, keju dan bumbu masak.

Perhatikan juga setiap masakan yang menggunakan kecap ikan, kaldu, dan garam meja.

Jadi jika anda ingin diet sehat yang benar-benar memberi kesehatan batasi garam kurang dari 5 gr sehari atau 2,3 gr sodium.

Perbedaan MSG, Garam, Sodium dan Natrium

Pilih dan batasi asupan Lemak

Ada 3 jenis makronutrisi yaitu karbohidrat, protein dan lemak. Mengurangi asupan lemak total hingga kurang dari 30% dari total asupan energi dapat mencegah kenaikan berat badan yang tidak sehat.

Cara diet sehat yang benar yaitu mengganti lemak jenuh dan lemak trans dengan lemak tak jenuh.

Lemak tak jenuh disebut juga lemak sehat karena memainkan peran penting dalam metabolisme tubuh. Jenis lemak tak jenuh seperti omega-3, omega-6, dan omega-9 merupakan nutrisi penting untuk diet sehat.

Sumber lemak tak jenuh bisa ditemukan pada makanan seperti ikan laut, buah alpukat, dan kacang-kacangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *