cara membaca informasi nilai gizi pada kemasan

Cara membaca Informasi Nilai Gizi / Nutrition Facts / Supplement facts

cara membaca informasi nilai gizi

Untuk mempermudah cara membaca informasi nilai gizi / nutrition facts / supplement facts yang tertera pada kemasan, secara umum informasi nutrisi dibagi menjadi 4 bagian, yaitu :

1) Takaran Saji
2) Jumlah kalori / energi
3) Vitamin
4) Asam Amino

Ke empat bagian itu telah dilingkari merah pada gambar dibawah ini :

cara membaca informasi nilai gizi

Kita akan membahasnya satu per satu dimulai dari Takaran saji, biasanya terletak di posisi paling atas pada label informasi nilai gizi.

 

1) Takaran saji

cara membaca informasi nilai gizi

Disitu tertulis :
Takaran saji (Serving size) = 45g
Jumlah sajian per kemasan (serving size per container) = 6

Artinya dalam satu kemasan itu bisa menyajikan 6 sajian, dengan syarat per sajiannya adalah 45gram.
Dalam contoh label informasi nilai gizi pada gambar adalah kemasan susu bubuk.
Jadi 1 box kemasan susu itu bisa menghasilkan 6 gelas susu, dengan syarat tiap satu gelasnya diberi 45gram susu bubuk.

 

2) Jumlah kalori

cara membaca informasi nilai gizi

Kalori adalah satuan dari energi. Semua manusia yang hidup pasti membutuhkan energi. Baik yang sedang ingin menambah berat badan ataupun yang sedang menurunkan berat badan.

Pada tiap label informasi nilai gizi, umumnya mengasumsikan kebutuhan energi orang per harinya adalah 2000 Kalori. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.




Jadi, jika kebutuhan energi anda adalah 2000 kalori per hari. Dan anda mengkonsumsi makanan lebih dari 2000 Kalori per hari, maka berat badan anda akan cenderung bertambah. Sebaliknya jika mengkonsumsi makanan kurang dari 2000 kalori per hari, berat badan anda akan cenderung turun.

Jika dilabel tertulis:
Energi Total (Total Calories) = 180 kkal
Energi dari Lemak (Calories from Fat) 25 kkal

Artinya jumlah energi dari makanan itu per saji adalah 180 Kalori. Dan 25 Kalori dari lemak.

Perlu diperhatikan, 180 Kalori adalah jumlah energi per saji, bukan per satu kemasan.
Jika ingin dihitung total energi satu kemasan berati harus di kalikan enam.

6 x 180 = 1080 Kalori. —-> 1080 kalori adalah jumlah energi per kemasan, bukan per sajian.

– Apa beda Kalori dengan kkal ?

Dalam bahasa aslinya, terdapat 2 Jenis istilah.

Pertama adalah calorie (huruf c kecil),
kedua adalah Calorie (huruf C besar).

Dalam dunia nutrisi, yang dipakai adalah Calorie (huruf C besar).

1 Calorie = 1000 calories = 1 Kcal (kilo calorie).

1 kcal dibahasa indonesiakan menjadi 1 kkal.

1 kkal = 1 Calorie

Jadi jika pada label informasi nilai gizi tertulis 2000 kkal, artinya adalah 2000 Calories (huruf C besar).

– Arti AKG / DV

Angka kecukupan gizi (AKG) atau bahasa inggris nya ditulis Daily Value (DV), fungsinya untuk menunjukkan persentase pemenuhan jumlah kadar nutrisi yang merujuk pada kebutuhan energi harian rata-rata (2000 Kalori).

Contoh : Vitamin A = 60% AKG,

Artinya kandungan vitamin A per sajian makanan tersebut baru mencukupi 60%. Dan tubuh anda masih memerlukan 40% lagi kandungan vitamin A.

Kebutuhan nutrisi harian akan terpenuhi jika % AKG / % DV menunjukan angka 100%.

 

3) Vitamin dan mineral

cara membaca informasi nilai gizi

Setelah Takaran saji dan Kalori, dibagian ke tiga ini biasanya label tentang kandungan vitamin dan mineral.

 

4) Asam amino

cara membaca informasi nilai gizi

Di bagian ini menjelaskan tentang kandungan asam amino. Asam amino adalah penyusun protein. Ada 9 asam amino esensial dan 11 lainnya non esensial.

Satu tanggapan untuk “cara membaca informasi nilai gizi pada kemasan

  • Maret 17, 2019 pada 2:16 am
    Permalink

    Terima kasihhh! Infonya sangat berguna bagi saya dan bahasanya mudah dimengerti, terima kasih penulis dan website galerity!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *