free counter with statistics Mengenal perbedaan teh yang beredar di pasaran - Galerity

Mengenal perbedaan teh yang beredar di pasaran

Apa perbedaan teh hijau, teh merah, teh hitam, teh putih, teh matcha, teh oolong (Wulong), teh ocha, teh herbal, teh jasmine (melati) ?

 

perbedaan teh
Dari kiri ke kanan: teh hijau (Bancha dari Jepang), teh Kuning (Kekecha dari China), teh Oolong (bunga Kwai dari China) dan teh hitam (Assam Sonipur Bio FOP dari India)

 

Banyak macam teh yang beredar dipasaran dengan nama yang berbeda beda.

Beda teh tentu beda rasa, beda aroma, dan juga beda warna. Karena tiap orang juga punya selera minum teh yang berbeda-beda.

Berikut ini penjelasannya tentang perbedaan teh.

 

1) Perbedaan teh menurut sumber bahan bakunya

Secara garis besar terbagi menjadi 2 bagian :

a) Teh yang berasal dari tanaman Camellia Sinensis

Teh ini dibuat dengan cara menyeduh daun / pucuk daun / tangkai daun, yang berasal dari tanaman Camellia Sinensis

Contoh: Teh hijau, teh hitam, teh oolong, teh matcha, teh melati.

Teh-teh tersebut berasal dari tanaman yang sama, tetapi berbeda cara pengolahannya.

 

b) Teh herbal (Teh yang tidak mengandung tanaman Camellia Sinensis)

Teh ini dibuat dari buah / rempah-rempah / tanaman obat selain Camellia Sinensis.

Contoh teh herbal : Teh murbei, teh krisan, teh rosella, teh camomile.

Meskipun demikian, Teh Jasmine/melati tidak termasuk bagian dari teh herbal.

Karena teh melati merupakan perpaduan dari camellia sinensis + bunga melati.

 

2) Perbedaan Teh Hitam dan Teh Merah

Orang Barat menyebutnya sebagai black tea / teh hitam, karena daun tehnya berwarna hitam.

Sedangkan orang timur menyebutnya teh merah, karena air tehnya berwarna merah.

Dalam hal ini teh yang dimaksud adalah sama, yaitu teh yang berasal dari tanaman Camellia Sinensis.

Meskipun demikian, teh herbal juga ada yang berwarna merah, seperti teh Rooibos dan teh rosella.

Penyebutan teh merah ini sebenarnya terlalu umum. Karena yang dimaksud bisa teh herbal atau teh camellia sinensis.

 

3) Perbedaan teh hijau dan teh matcha

Matcha adalah 100% daun teh hijau yang telah digiling menjadi bubuk halus. Sehingga bubuk matcha akan larut dalam air dan akan terminum semuanya tanpa meninggalkan ampas.

Berbeda dengan teh hijau biasa yang masih berbentuk daun dan akan meninggalkan ampas setelah diminum.

Matcha merupakan bagian dari ocha. Ocha adalah sebutan teh hijau (green tea) di jepang.

 

4) Perbedaan teh menurut proses pembuatannya

1) Teh Hitam

Daun teh yang telah dipetik dibiarkan dalam ruangan beratap agar teroksidasi secara penuh sekitar 2 minggu hingga 1 bulan.

 

2) Teh Hijau

Daun teh yang telah dipetik langsung di panaskan dengan mesin pemanas atau dengan cara digongseng (dipanaskan dalam wajan). Tujuannya agar daun cepat kering untuk menghindari terjadinya oksidasi.

 

3) Teh Oolong

Teh Oolong adalah perpaduan dari teh hitam dan teh hijau. Daun teh yang telah dipetik dibiarkan layu untuk mengalami semi oksidasi. Lama nya oksidasi hanya setengah dari proses teh hitam.

 

4) Teh Putih

Teh putih adalah pucuk daun teh yang dikeringkan seusai dipetik tanpa disangrai maupun dioksidasi. Teh putih juga berasal dari tanaman Camellia sinensis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *