Sumber antioksidan yang tinggi menurut kelompok senyawa

Beragam sumber antioksidan yang tinggi dapat memberi manfaat optimal untuk kesehatan tubuh. Berikut ini sumber antioksidan tertinggi dan terbaik berdasarkan kelompok senyawanya.

Berbagai Jenis Sumber Antioksidan yang tinggi

Tahukah kamu kalau makanan yang mengandung antioksidan tinggi berasal dari senyawa yang berbeda-beda ?

Karena setiap senyawa antioksidan berbeda, maka artinya efek tingkat keampuhan dalam melawan radikal bebas juga berbeda.

Contohnya saja makanan yang mengandung vitamin A dan vitamin C. Kedua vitamin ini sama-sama dapat berfungsi menjadi sumber antioksidan tetapi membutuhkan zat pelarut yang berbeda. Vitamin A larut dalam lemak sedangkan Vitamin C larut dalam air.

Air dan lemak adalah zat yang diperlukan untuk mendukung metabolisme tubuh.

Radikal bebas dapat menyerang kedua tempat tersebut yaitu isi sel berair ataupun membran seluler berlemak.

Vitamin A tidak akan larut dalam air dan baru bisa dilarutkan jika ada lemak.

Jika radikal bebas menyerang isi sel berair tentunya vitamin A menjadi tidak berfungsi sebagai sumber antioksidan.

Jadi kesimpulannya adalah kita tidak bisa memilih satu atau dua sumber antioksidan saja. Karena masih belum cukup untuk melawan ganasnya radikal bebas.

Setiap jenis antioksidan memiliki fungsi khusus tersendiri dan memiliki tingkat keampuhan yang berbeda dalam melawan radikal bebas.

Untuk mendapatkan perlindungan penuh dari kerusakan oksidatif, anda membutuhkan macam-macam antioksidan dari berbagai jenis senyawa.

Berikut ini macam-macam sumber antioksidan yang tinggi menurut jenis senyawanya.

1. Provitamin A

sumber antioksidan yang tinggi

Alfa karoten (Alpha Carotene), beta karoten (Beta Carotene), dan beta cryptoxanthin adalah provitamin A yang juga berfungsi sebagai sumber antioksidan.

Senyawa-senyawa ini dapat membantu mengubah radikal bebas menjadi bentuk non-radikal sehingga dapat mengakhiri reaksi berantai radikal bebas.

Sumber provitamin A terutama yang mengandung beta karoten dapat ditemukan pada semangka merah, wortel dan brokoli.

– Perbedaan vitamin A dengan provitamin A dan pengertian karotenoid.

2. Astaxanthin

sumber antioksidan astaxanthin salmon

Astaxanthin adalah pigmen yang larut dalam lemak dan merupakan sumber antioksidan yang tinggi.

Senyawa ini masih termasuk karotenoid tetapi tidak dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh manusia. Hal ini tentu berbeda dengan beta karoten yang bisa dikonversi menjadi vitamin A dan juga bisa menjadi sumber antioksidan.

Meskipun astaxanthin tidak dikonversi menjadi vitamin A seperti beta karoten, tetapi astaxanthin punya keunggulan tersendiri dalam perannya menjadi antioksidan. Astaxanthin menjadi sumber antioksidan tertinggi dan terbaik dikelas karotenoid. Kemampuannya dalam menangkal radikal bebas puluhan kali lipat lebih kuat dibandingkan beta karoten dan karotenoid lainnya.

Sumber astaxanthin dapat ditemukan pada makanan laut seperti ikan salmon dan udang arktik.

Bagi anda yang jarang makan makanan laut juga bisa mendapatkan kandungan Astaxanthin dari suplemen makanan. Suplemen Astaxanthin adalah hasil ekstrak dari hewan laut yang sudah dimurnikan dan umumnya dijual dalam bentuk softgel.

3. Likopen (Lycopene)

likopen sumber antioksidan yang tinggi

Masih dari keluarga karotenoid sumber antioksidan kali ini berasal dari Likopen / Lycopene. Likopen sangat ampuh melawan radikal bebas yang memiliki efek perlindungan terhadap kanker prostat dan penyakit kardiovaskular.

Tingkat kekuatan Likopen melawan radikal bebas memang masih dibawah astaxanthin. Tetapi sumber makanan yang mengandung antioksidan likopen lebih mudah ditemukan.

Anda tidak perlu repot-repot mencari sumber antioksidan yang berasal dari laut. Likopen bisa anda dapatkan dari buah yang berwarna merah seperti tomat dan semangka. Karena yang memberi warna merah adalah senyawa likopen itu sendiri.

Ada banyak manfaat likopen bagi kesehatan tubuh. Manfaat itu antara lain dapat mencegah pembentukan katarak dan menurunkan risiko degenerasi makula. Degenerasi makula adalah gangguan mata untuk melihat karena faktor usia.

Keuntungan memilih makanan dengan sumber antioksidan yang tinggi dapat membuat tubuh kita menjadi awet muda. Karena radikal bebas dapat segera dihentikan dengan senyawa menguntungkan seperti likopen.

4. Vitamin C

jeruk sumber antioksidan yang tinggi

Asam askorbat adalah nama lain dari vitamin C. Vitamin C mempunyai banyak fungsi di tubuh manusia dan merupakan sumber antioksidan yang larut dalam air.

Meskipun kekuatan vitamin C dalam menangkal radikal bebas masih jauh dibawah Astaxanthin, Likopen dan beta karoten. Tetapi jangan pernah berpikir kalau radikal bebas sudah cukup dilawan hanya dengan senyawa karotenoid saja.

Radikal bebas dapat menyerang dimana saja. Sedangkan karotenoid hanya akan larut di lemak dan Vitamin C larut di air. Jadi kita tetap membutuhkan asupan Vitamin C meskipun sudah mengkonsumsi makanan yang mengandung karotenoid dan begitu pula sebaliknya.

Sumber Vitamin C banyak ditemukan pada buah dan sayur. Contohnya seperti jeruk, semangka, dan brokoli. Hal yang perlu diperhatikan jika anda memilih sayur sebagai sumber vitamin C adalah cara pengolahannya. Jika sayur yang mengandung vitamin C diolah dengan cara direbus, maka kandungan vitamin c pada sayur akan berkurang drastis. Sebab kandungan vitamin C pada sayur akan berpindah ke air rebusan. Semua itu terjadi karena sifat Vitamin C yang larut di air.

Manfaat vitamin C sebagai antioksidan tentunya dapat membantu mencegah dan mengobati berbagai kondisi kesehatan.

Pemberian dosis vitamin C yang cukup setidaknya 90 Mg per hari untuk anak umur 4 tahun sampai dewasa dapat membantu menjaga fungsi kekebalan tubuh.

Penyakit kanker, penyakit kardiovaskular, katarak dan flu biasa dapat dicegah dan diobati dengan memberi vitamin C yang cukup dan teratur setiap harinya.

5. Vitamin E

kiwi sumber antioksidan vitamin e

Vitamin E adalah antioksidan yang larut dalam lemak. Ketika tubuh mengubah makanan menjadi energi, secara alami terjadi spesi oksigen reaktif.

Spesi oksigen reaktif adalah suatu jenis molekul tidak stabil yang mengandung oksigen dan mudah bereaksi dengan molekul lain dalam suatu sel. Penumpukan Spesi oksigen reaktif dalam sel dapat menyebabkan kerusakan DNA hingga menyebabkan kematian sel.

Vitamin E dapat menghentikan produksi spesi oksigen reaktif ketika lemak mengalami oksidasi.

Selain fungsinya sebagai sumber antioksidan yang tinggi di lemak, vitamin E terlibat dalam fungsi kekebalan tubuh.

Ada banyak manfaat vitamin E untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah serta mengobati berbagai penyakit. Peran fungsi vitamin E ditubuh manusia diperlukan untuk proses metabolisme, melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas, dan dapat memblokir pembentukan nitrosamin karsinogenik.

6. Flavonoid

flavonoid sumber antioksidan yang tinggi

Flavonoid adalah sumber antioksidan yang tinggi dan termasuk keluarga besar senyawa tanaman polifenol.

Senyawa flavonoid masih dibagi lagi menjadi enam subkelas utama yaitu antosianin (anthocyanidins), flavan-3-ols, flavonols, flavanones, flavones, dan isoflavones.

Sumber makanan yang mengandung flavonoid dapat ditemukan secara alami pada buah, sayur, teh, cokelat dan anggur merah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa flavonoid memang sangat efektif menangkal radikal bebas. Namun sayangnya senyawa ini kurang diserap dalam tubuh manusia. Sehingga jika kita memberi asupan flavonoid yang sangat tinggi maka yang dapat diserap oleh tubuh hanya sedikit saja.

Kemampuan serap yang rendah dibuktikan pada konsentrasi flavonoid plasma dan intraseluler manusia cenderung 100 hingga 1000 kali lebih rendah dari Vitamin C.

Namun hasil uji coba terkontrol secara acak menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan kaya flavonoid seperti antosianin (anthocyanidins) dapat meningkatkan fungsi endotel pembuluh darah. Antosianin juga dapat mengurangi risiko kanker payudara dan kanker prostat.

Sumber antosianin yang tinggi dapat ditemukan pada buah beri seperti strawberry, blueberry, dan blackberry.

7. Resveratrol

sumber antioksidan resveratrol

Resveratrol adalah senyawa polifenol yang terdapat pada tumbuhan dan merupakan sumber antioksidan yang tinggi.

Peran resveratrol dalam tubuh manusia sudah terkenal dapat memerangi radikal bebas yang bisa merusak sel. Namun manfaat resveratrol ternyata tidak hanya berfungsi sebagai antioksidan saja.

Selama berabad-abad resveratrol telah digunakan menjadi komponen ramuan pengobatan Tiongkok tradisional. Ramuan yang mengandung resveratrol digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti mengobati penyakit kuning, meredakan batuk dan mengobati peradangan hati.

Resveratrol sangat ampuh melawan kanker dan memiliki sifat anti inflamasi.

Peran antioksidan yang kuat pada resveratrol juga dapat menjaga kesehatan otak anda dari penyakit Alzheimer.

Senyawa alami ini mampu memadamkan peradangan pada sistem saraf pusat karena resveratrol dapat melintasi penghalang darah otak (blood brain barrier).

Sumber resveratrol adalah anggur merah dan sejumlah makanan nabati. Namun bukan berarti minum-minuman beralkohol seperti anggur merah (wine) dibenarkan untuk diet sehat.

Hal yang harus diperhatikan ketika anda memilih anggur merah sebagai sumber resveratrol adalah kandungan alkoholnya. Resveratrol memang bermanfaat untuk kesehatan dan sumber antioksidan, tetapi minuman anggur merah juga mengandung alkohol yang dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Minuman beralkohol terbukti terkontaminasi glifosat yang dapat menyebabkan kanker. Alkohol bersifat neurotoksin yang dapat merusak organ-organ seperti otak dan jantung.

Solusi aman untuk mendapatkan senyawa resveratrol untuk sumber antioksidan yang tinggi adalah dengan memilih sumber makanan yang lebih sehat. Contohnya dari buahnya langsung seperti anggur muscadine.

Anggur muscadine memiliki konsentrasi resveratrol yang super tinggi. Satu gram anggur ini mengandung sekitar 100 mcg resveratrol.

Suplemen resveratrol yang biasa dijual dalam bentuk softgel juga merupakan cara aman untuk mendapatkan senyawa penting ini. Karena suplemen resveratrol berasal dari hasil ekstrak berbagai tanaman (tergantung merk), sehingga memiliki kandungan yang lebih murni.

8. Lignan

biji rami sumber antioksidan

Lignan adalah senyawa yang dapat menurunkan risiko kanker payudara, rahim, ovarium dan prostat. Diet makanan tinggi lignan dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lignan memiliki aktivitas antioksidan dalam tabung reaksi. Sayangnya aktivitas antioksidan dalam tubuh manusia masih belum jelas karena senyawa ini dimetabolisme oleh tubuh dengan sangat cepat dan luas.

Sumber lignan antara lain dari biji-bijian seperti biji rami, bunga matahari dan wijen.

9. Katekin (Catechin)

katekin sumber antioksidan yang tinggi

Sering minum teh ? Jika iya berarti anda sudah mendapat asupan senyawa antioksidan walaupun hanya sedikit.

Katekin atau Catechin adalah antioksidan alami yang dapat mencegah kerusakan sel dengan mengurangi pembentukan radikal bebas di dalam tubuh. Zat ini dapat melindungi sel dan molekul dari kerusakan.

Teh hijau, teh oolong, teh hitam, dan teh putih, merupakan sumber antioksidan yang tinggi.

Selain katekin juga diterdapat kelompok polifenol lain seperti theaflavin yang juga menjadi sumber utama antioksidan pada teh.

10. Glutathione

glutathione sumber antioksidan alami

Glutathione dapat mencegah kerusakan pada komponen seluler penting yang disebabkan oleh spesi oksigen reaktif. Senyawa ini mampu menangkal radikal bebas, peroksida, peroksida lipid, dan logam berat.

Tidak seperti senyawa antioksidan lainnya, glutathione dapat disintesis tubuh manusia. Sehingga dengan kata lain senyawa antioksidan ini dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Glutathione adalah sumber antioksidan yang paling kuat yang ditemukan di setiap sel dalam tubuh manusia.

Kemampuannya juga bisa memaksimalkan kinerja antioksidan lain seperti Vitamin C dan Vitamin E. Maka tidak heran jika glutathione merupakan sumber antioksidan yang paling tinggi.

Glutathione memang bisa diproduksi sendiri oleh tubuh anda, tetapi kemampuan produksinya dapat menurun dengan bertambahnya usia. Jadi yang harus kita lakukan agar produksi glutathione tetap optimal adalah dengan cara diet sehat.

Ada makanan yang dapat membantu meningkatkan produksi glutathione, contohnya seperti whey protein berkualitas tinggi.

Whey protein mengandung semua asam amino yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas glutathione.

Penutup

Radikal bebas dapat menyerang tubuh anda dimana saja. Karena itu diperlukan sumber antioksidan yang tinggi dari berbagai macam jenis senyawa.

Anda membutuhkan beragam antioksidan supaya bisa melindungi sel-sel anda dari radiasi, bahan kimia, dan polutan lingkungan yang memiliki efek merusak.

Menerapkan gaya hidup sehat dengan selalu memperhatikan nutrisi dan senyawa penting yang memiliki aktivitas antioksidan dapat membuat tubuh anda lebih sehat dan awet muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *